Barcelona Cocok Dilatih ‘Pelatih Mewah’ Joachim Low

Barcelona Cocok Dilatih ‘Pelatih Mewah’ Joachim Low – Xavi memandang style permainan punya pelatih tim nasional Jerman itu dapat solid dengan filosofi Blaugrana. Legenda Barcelona, Xavi menyebutkan “pelatih eksklusif”Joachim Low pas latih Blaugrana sesudah tinggalkan kedudukannya sebagai bos timnas Jerman.

Low awalnya bulan ini umumkan jika dia akan mundur sebagai pelatih tim nasional Jerman sesudah usainya Euro yang terlambat, Panduan Mendapatkan Jackpot Slot Online yang direncanakan akan diawali pada Juni kedepan.

Pelatih berumur 61 tahun itu telah menggarap Jerman semenjak 2006 dan berhasil bawa negaranya raih piala Piala Dunia 2014, dan memenangi Piala Federasi 3 tahun setelah itu.

Barcelona Cocok Dilatih 'Pelatih Mewah' Joachim Low

Barcelona Cocok Dilatih ‘Pelatih Mewah’ Joachim Low

Low menjelaskan di awal minggu ini jika dia sudah mengikut pelatihan bahasa Spanyol dan hal tersebut perkuat isu dianya akan berpindah ke Real Madrid atau Barcelona dalam satu waktu.

Dan Xavi, Situs Slot Terlengkap yang terakhir sering dihubungkan dengan kembalinya ke sisa timnya sebagai pelatih, malah memandang Low yang pas pimpin di Camp Nou.

“Dia ialah pelatih eksklusif,” kata Xavi ke Suddeutsche Zeitung. “Dia inginkan sepakbola yang berkilau dan serang, dan dia ialah figur juara dunia.”

“Low sudah menolong Jerman meningkatkan pengetahuan berlainan mengenai sepakbola yang mengingati saya dari sesuatu yang saya kenali dari Spanyol dan Barcelona.”

Artikel diteruskan di bawah ini Ditanyakan lebih detil kenapa Low akan pas dengan Barca, Xavi menjelaskan: “Karena triknya pahami permainan. Dan karena pribadinya.”

Kontrak Low dengan tim nasional Jerman sesungguhnya baru usai sesudah Piala Dunia 2022, tetapi dia memilih untuk mundur lebih cepat sesudah melalui masa 2020 yang menyebalkan.

Jerman cuman memenangi tiga dari 8 laga mereka tahun kemarin, yang capai pucuknya saat kalah 6-0 dari Spanyol di UEFA Nations League, Situs Slot Terpercaya yang disebut kekalahan paling besar mereka semenjak kalah dari Austria dalam pertandingan eksperimen pada 1931 dengan score yang serupa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *